SELAMAT DATANG DI BLOG SAYA, TERIMA KASIH ATAS KUNJUNGANNYA

Kamis, 03 September 2009

KERAJINAN MOTE


Hasil jalan-jalan untuk membeli keperluan Lebaran di pertokoan Pasar Pagi Mangga Dua di tahun 2002 berupa keterampilan kerajinan mote. Saat itu memang lagi ngetren tas dan aksesoris berbahan dasar mote. Di toko- toko yang menjual mote, juga ada yang menyelenggarakan kursus singkat pembuatan kerajinan mote. Lihat sana- lihat sini, akhirnya beli bahan-bahan dan contohnya. Dicoba dibuat sendiri di rumah akhirnya berhasil dibuat beberapa kerajinan mote berupa tas, gantungan kunci bentuk kepala kelinci, buaya, kepala teletubies, kelinci, bola, vas dll.

Senin, 24 Agustus 2009

AWAS! PENIPU BERKELIARAN DI SEKOLAH

Naiknya berbagai kebutuhan pokok, sulitnya mencari rupiah dan berbagai persoalan hidup mendorong orang berbuat nekat. Berbagai cara dilakukan orang untuk mendapatkan rupiah, salah satu diantaranya dengan menjadi penipu yang sasarannya HP mahal yang dibawa anak sekolah.
Pagi-pagi buta, sekitar jam06.00 penipu sudah ada di sekolah. Berpakaian rapi,mengaku sebagai orang tua siswa menggunakan sapari ataupun seragam layaknya guru, penipu berhasil melewati satpam. Didalam sekolah penipu menghampiri kerumunan siswa putri yang sudah datang dan menanyakan apakah diantara mereka ada yang punya HP. Jika ada siswa yang menanggapi dan mengeluarkan HP murah maka sang penipu akan menolaknya dan mencari sasaran baru yang HPnya mahal. Jika HP mahal berhasil dipinjam, sang penipu akan berpura-pura menelepon seseorang sambil berjalan menuju pintu gerbang dengan diikuti oleh siswi pemilik HP. Sesampainya diluar gerbang sudah menggu teman penipu dengan sepeda motor yang sudah hidup dan langsung tancap gas. Tinggallah siswi pemilik HP yang terbengong-bengong karena HPnya dibawa kabur. Satpam, pesuruh dan guru yang kebetulan baru tiba berada di gerbang sekolahpun tidak menyadari kejadian tersebut. Kejadian di atas sudah sering terjadi di beberapa sekolah dan mungkin dapat terjadi di sekolah-sekolah lain.
Kejadian serupa pernah terjadi beberapa tahun yang lalu, kali ini menimpa pesuruh sekolah dan sasarannya adalah sepeda motor. Sekolah saat itu sedang melakukan pembangunan untuk menambah lokal baru, banyak tukang dan ada mandor yang bekerja menyelesaikan pembangunan. Salah seorang tukang atau penipu yang menyamar menjadi tukang secara terburu-buru menghampiri pesuruh sekolah dan mengatakan mau membeli pasir satu truk. Sang tukang penipu ini meminjam motor kepada pesuruh dan tanpa ragu-ragu memberikan motornya untuk dipakai penipu. Akhirnya motor yang baru dikredit itupun lenyap bersama perginya tukang penipu. Tukang yang lain dan mandor di situ tidak tau menahu siapa yang meminjam motor tersebut.
Kejadian yang sama dengan di atas juga pernah terjadi pada adik saya. Saat itu adik saya dan teman-temannya sedang gemar main layang-layang di lapangan dekat rumah saya. Suatu hari saat adik saya dan teman-temannya main layang-layang dihampiri seorang pria dewasa yang juga membawa benang dan layangan. Pria itu yang ternyata penipu juga sudah beberapa hari terlihat bermain layang-layang. Pria penipu inipun mengaku mengenal saya dan orang tua saya. Pria penipu menanyakan siapa yang punya sepeda, dia akan membeli benang gelasan yang bagus. Adik saya langsung merespon. Kebetulan baru seminggu adik saya dibelikan sepeda baru. Pria itu meminta adik saya pulang untuk mengambil sepeda di rumah. Sepeda diambil dan diberikan kepada pria penipu. Pria penipu ini menitipkan benang dan layanganya serta mengajak salah seorang teman adik saya untuk ikut. Teman adik saya ikut dan diturunkan di suatu tempat dan akhirnya sepeda baru itupun amblas dibawa kabur penipu.
Demikian beberapa kejadian akibat ulah penipu, semoga kejadian serupa tidak terulang lagi, maka waspadalah! waspadalah!!!

Selasa, 18 Agustus 2009

.......................

Sembilan belas hari di bulan Agustus 2009 ini sudah berlalu. Dengan semangat 45 ku kayuh sepeda, berharap hari ini honor mengajar dapat kuterima. Gerbang sekolah sudah kulewati, sepeda kuparkir dan aku beristirahat sejenak, sambil istirahat kusapa pesuruh sekolah yang bertugas membukakan pintu gerbang. Harapan tinggal harapan ternyata honor yang kuharapkan diterima hari ini belum bisa kuterima.
Kepalaku kurasakan tidak karuan, semangatku mendadak turun. Kutinggalkan istri dan dua anakku di rumah hanya dengan uang dua puluh ribuan, yang jauh dari cukup. Berharap hari ini kesusahanku sedikit hilang, ternyata tidak. Darimana lagi kuperoleh uang untuk menyelesaikan bulan Agustus ini yang kurasakan amat panjang, seperti setahun rasanya. Apalagi di bulan Agustus 2009 ini banyak sekali keperluan tambahan seperti iuran RT untuk 17an dan persiapan memasuki bulan suci Ramadan. Mau pinjam sama teman-teman yang kufikir mereka tidak masalah dengan keuangan, ternyata lebih banyak tidak berhasil. "Saya juga perlu", atau "lagi banyak keperluan", katanya.
Kenapa dana BOS di tahun ajaran baru ini ngga keluar-keluar? Apa ngga ada yang peduli?Padahal dana tersebut sangat dibutuhkan untuk operasional sekolah. Apa karena baru aja Pilpres. Entahlah yang jelas buat guru GTT harus siap-siap aja menghadapi puasa lebih awal dan hidup lebih prihatin.
Harapan kami semoga dana Bos segera keluar atau ada yang mau membantu menalangi dana untuk honor para tenaga honorer agar kami guru GTT bisa sedikit tersenyum, walaupun kecil dan hanya cukup atau malah kurang untuk bayar hutang-hutang yang lalu. Amieen.

Jumat, 14 Agustus 2009

HIDUP ITU HARUS...

Jika ingin menjadi manusia/pelajar sukses kita semua harus pintar, benar dan taat. Jadilah orang pintar maka kita dan bangsa kita akan maju dan diperhitungkan di kancah global, untuk jadi orang pintar kita mesti belajar semaksimal mungkin jangan malas-malasan. Belajar jangan setengah-setengah, karena yang setengah-setengah itu tidak ada artinya. Kita akan dilihat orang jika kita mumpuni atau jago pada bidang yang kita senangi.
Jika sudah pintar kita juga harus benar, jadi pelajar jangan suka nyontek dan kalo jadi pejabat bisa dipercaya tidak korupsi.
Pintar dan benar tidak akan dapat terwujud dan tidak akan ada artinya jika kita tidak taat sama peraturan, peraturan dibuat untuk ditaati bukan untuk dilanggar. Masuk pukul 06.30, berpakaian sesuai aturan, menjalankan tugas sesuai aturan dan prosedur merupakan cerminan ketaatan yang akan membuat kita pintar dan benar.

Jumat, 26 Juni 2009

TUGAS BERAT SEORANG GURU

Guru merupakan profesi mulia, dibalik profesi mulia itu terkandung tugas dan tanggungjawab yang berat. Tugas seorang guru adalah mendidik seorang anak manusia ciptaan Allah yang memiliki keunikan tersendiri, maka seorang guru bertanggungjawab langsung kepada Allah Swt sang pencipta. Jika berhasil mendidik seorang murid menjadi seorang anak manusia yang berpengetahuan dan berakhlak mulia maka jaminannya adalah surga. Tapi jika gagal bisa jadi nerakalah ganjarannya. Segala tindakan, perkataan dan ilmu dari seorang guru merupakan contoh yang sedikit banyak akan mempengaruhi hidup dan kehidupan seorang anak manusia
Profesi guru ini tidak bisa dilakukan setengah-setengah, karena bertanggungjawab langsung kepada Allah. Lakukan pekerjaan guru ini dengan semangat dan tanggung jawab tanpa melihat ada uang atau tidak ada uang, susah atau mudah, senang atau sedih.
Tahun ajaran baru 2009-2010 sudah di depan mata, ayo kita semangat lagi, perbaiki yang belum baik, tingkatkan yang sudah baik untuk mencapai tujuan bersama mencerdaskan anak bangsa dan menjadikan anak bangsa yang berakhlak mulia.
Warisan luhur dari Bapak Pendidikan kita KI Hajar Dewantara janganlah kita lupakan, bahwa guru itu:
Ing ngarso sung tulodo (di depan memberi teladan)
Ing madyo mbangun karso (di tengan membangun karya)
Tut Wuri Handayani (di belakang memberi dorongan)
Sebagai seorang guru kita memberi contoh atau teladan yang baik yang akan dijadikan contoh bagi anak didik kita. Sebagai seorang guru marilah kita berada di tengah-tengah murid mendampingi mereka dalam meraih prestasi. Akhirnya sebagai seorang guru marilah kita memberi dorongan kepada murid-murid kita agar mereka lebih bersemangat belajar dan meraih prestasi. Mari kita terapkan semboyan 3A bagi seorang guru yaitu Asah, Asuh, dan Asih. Kemudian 5S yaitu Senyum, Salam, Sapa, Sopan dan Santun.
Saya teringat pesan dari Panglima Besar Jenderal Soedirman yang mengatakan "Tujuan telah ditetapkan, tekad telah diikrarkan, namun semua itu tidak akan berarti apa-apa jika tidak direalisasikan dalam kehidupan nyata".

NASIB GURU HONORER MURNI

Rapat kenaikan kelas dari kelas VII ke kelas VIII dan dari kelas VIII ke kelas IX tahun ajaran 2008-2009 usai sudah. Kepala Sekolah menginformasikan bahwa gaji ke 13 sudah keluar. Pengumuman ini disambut gembira guru-guru PNS dan dengan berseri-seri bergegas mendatangi bendahara sekolah. Namun ada 3 atau 4 guru yang tidak bereaksi sama sekali terhadap pemberitahuan itu, entah tidak mendengar atau pura-pura tidak mendengar. Oh ternyata status mereka adalah guru honorer murni atau Guru Tidak Tetap (GTT). Guru honorer murni tidak mendapat gaji ke 13, memang ada yang mau bayar? Mereka tidak dapat ikut bergembira dengan turunnya gaji ke 13. Hanya ikut merasakan suasana kegembiraan yang melanda guru-guru yang membawa amplop tebal.
Guru Honorer murni memang menduduki strata terendah dalam profesi guru. Honor mereka dibayar perjam layaknya gaji seorang buruh, tidak ada jaminan kesehatan apalagi jaminan hari tua. Besarnya honor yang diterima perjampun tidak ada aturan yang pasti, tergantung kemampuan sekolah. Seorang guru honorer murni harus berjibaku mengajar di lebih dari satu sekolah dan berusaha mendapatkan penghasilan dari sumber lain yang halal hanya sekedar untuk mencukupi kebutuhan hidup selama sebulan. Penghasilannya dapat mencukupi hidup selama sebulan aja sudah syukur, malah seringnya kurang. Akibatnya untuk mencukupinya terpaksa gali lobang tutup lobang.
Lebih-lebih jika anak/istri atau dia sendiri sakit sampai harus dirawat di rumah sakit, akan semakin dalam lubang yang digali.
Tahun ajaran 2008-2009 sudah berlalu, tahun ajaran 2009-2010 sudah di depan mata. Bagi guru honorer murni dengan datangnya tahun ajaran baru sering diliputi ketidakpastian apakah tahun ajaran ini masih mengajar/tidak jam mengajar bertambah/berkurang yang akan mempengaruhi honor yang didapat. Apakah tetap, naik atau malah turun. Lebih parah lagi adanya ketentuan bagi guru PNS harus mengajar 24 jam seminggu, akibatnya guru honorer murni di sekolah-sekolah negeri harus sudah siap mundur atau dimundurkan, walaupun ada yang sudah mengabdikan diri mengajar selama lebih dari 10 tahun. Oh nasib.
Perhatian pemerintah terhadap guru yang berstatus honorer murni sedikit sekali, pemerintah hanya memberikan insentif perbulan yang besarnya Rp. 200.000,- itupan tidak tentu dapat/tidak dan kapan keluarnya tidak ada kepastian. Para Capres dan Cawapres dalam kampanye pilpres 2009pun tidak ada yang memperhatikan nasib guru honorer murni. Biarpun begitu guru-guru honorer murni dalam menjalankan tugas tetap bersemangat dan berusaha memberikan kinerja yang terbaik (kalau tidak, wah bisa repot).

Senin, 22 Juni 2009

KUASAI BAHASA INGGRIS SUATU KEHARUSAN

"Good morning student, how are You today?", sapaku pada murid-murid saat akan memulai pelajaran. Hanya sebagian kecil siswa yang menjawab. "Allright, let's we continue our lesson!. "Waduh pak tambah pusing nih, udah deh pake bahasa Indonesia aja", sahut seorang siswa. Bagi sekolah-sekolah yang sudah menerapkan penggunaan bahasa Inggris ataupun Bilingual dalam kegiatan belajar mengajar, bahasa Inggris sudah tidak asing lagi. Tapi bagi yang belum menerapkannya, bahasa Inggris masih merupakan bahasa yang terasa sulit dipelajari dan dipahami bagi guru ataupun siswa-siswi. Oleh karena itu kemauan dan tekad yang kuat diperlukan untuk dapat cepat menguasai bahasa Inggris.
Bahasa Inggris merupakan bahasa Internasional yang dapat digunakan berkomunikasi di belahan dunia manapun. Berbagai bidang profesi dan keilmuan juga wajib penguasaan bahasa Inggris jika ingin maju. Bagi pelajar mulailah dari sekarang pelajari dan perdalam bahasa Inggris jika mau dapat bersaing dalam pasar global.
Berikut beberapa tips yang dapat diterapkan dalam memahami bahasa Inggris:
1. Tonton/lihat acara televisi berbahasa Inggris untuk melatih Listening.
2. Bacalah majalah ataupun koran berbahasa Inggris.
3. Buatlah buku harian berbahasa Inggris agar kita dapat berfikir dalam bahasa Inggris.
4. Tambah terus perbendaharaan kata bahasa Inggris, mulai dari benda-benda ataupun kejadian di sekitar kita.
5. Dengarkan lagu-lagu berbahasa Inggris dan coba pahami artinya.
6. Latih kemampuan berkomunikasi dalam bahasa Inggris dengan teman ataupun Native speker, jangan takut salah( Don't be afraid make mistake in English Conversation).
Selamat belajar dan memperdalam penguasaan bahasa Inggris agar kita dapat bergaul dan berkompetisi dengan masyarakat dunia.